Pengantar Bisnis

Konsep Bisnis dan Konsep Laba

Apa yang anda bayangkan, ketika anda mendengar kata bisnis? Apakah tersirat kesan tentang perusahaan besar seperti Apple dan Microsoft? Atau teringat pada perusahaan kecil seperti supermarket di daerah anda? Semua organisasi itu, disebut bisnis[1] yakni suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa dengan maksud mendapatkan laba. Tentu saja, prospek mendapatkan laba merupakan pendorong orang-orang untuk memulai dan mengembangkan bisnis. Bagaimana pun juga, para pemilik mendapatkan laba dari risiko yang diambil sewaktu menginvestasikan uang dan waktu mereka.

Sistem ekonomi di berbagai belahan dunia

Bisnis di Amerika Serikat dijalankan dengan cara berbeda dibandingkan bisnis, katakana, di Australia atau RRC. Dan tentu saja , bisnis di Negara-negara tersebut berbeda dengan bisnis di Jepang dan Brazil. Faktor utama dalam perbedaan-perbedaan itu adalah perbedaan system ekonomi[2] Negara dimana perusahaan berasal. Dengan sistem itulah perusahaan tersebut menjalankan sebagian besar bisnis-bisnisnya.

Faktor-faktor Produksi

Perbedaan utama sistem ekonomi terletak pada cara sistem itu mengelola faktor-faktor produksi[3] seperti sumber daya alam, tenaga kerja, modal dan wirausahawan. Akan tetapi, perspektif yang lebih baru cenderung meluaskan gagasan “sumber daya alam” dengan memasukkan pula semua sumber daya fisik.

 

Tenaga Kerja

Tenaga kerja mencakup kontribusi orang-orang baik secara fisik maupun mental sewaktu mereka melakukan produksi di dalam perekonomian.

 

Modal

Modal adalah dana yang dibutuhkan untuk menjalankan perusahaan. Modal dibutuhkan baik untuk memulai bisnis maupun untuk menjaga perusahaan tersebut agar dapat tetap beroperasi dan tumbuh. Sumber utama modal bagi kebanyakan bisnis yang lebih kecil adalah investasi pribadi yang dilakukan oleh pemilik. Sumber modal penting yang lain adalah penerimaan dan penjualan produk ataupun investor yang ingin membeli saham mereka.

 

Wirausahawan

Wirausahawan adalah pelaku bisnis yang menerima baik risiko maupun peluang yang ada karena menciptakan dan megoperasikan bisnis baru.

 

 

Sumber Daya Fisik

Sumber daya fisik merupakan hal-hal berwujud yang digunakan organisasi dalam mengoperasikan bisnis mereka. Hal itu meliputi sumber daya alam dan bahan baku, fasilitas perkantoran dan produksi, onderdil dan perlengkapan, computer, serta peralatan lainnya yang diperlukan untuk mengoperasikan perusahaan.

 

Sumber Daya Informasi

Apabila produksi barang-barang berwujud dulu pernah mendominasi kebanyakan sistem ekonomi, saat ini sumber daya informasi memainkan peranan utama. Apa itu sumber daya informasi? Sumber daya informasi adalah data atau informasi yang diperlukan dalam berbisnis. Bisnis itu sendiri sangat bergantung pada prediksi pasar, orang-orang denga keahlian dan pengetahuan tertentu, serta berbagai bentuk data ekonomi untuk mendukung pekerjaan mereka.

 

Jenis-Jenis Sistem Ekonomi

 

Jenis sistem ekonomi yang berbeda akan mengelola faktor-faktor produksi yang berbeda dengan cara yang berbeda pula. Pada beberapa sistim, ada yang kepemilikannya pribadi dan ada juga yang dimiliki oleh pemerintah. Sistem ekonomi juga dibedakan menurut cara-cara membuat keputusan produksi dan alokasi. Perekonomian terpimpin, sebagai contoh, bergantung pada pemerintah yang terpusat untuk mengendalikan semua atau sebagian besar faktor produksi dan untuk membuat semua atau sebagian besar keputusan produksi dan alokasi. Dalam perekonomian pasar, masing-masing pihak antara para produsen dan konsumen mengendalikan keputusan produksi dan alokasi melalui penawaran dan permintaan.

 

Perekonomian Terpimpin

Dua bentuk paling dasar dalam perekonomian terpimpin adalah komunisme dan sosialisme. Seperti yang diajukan oleh ekonom Jerman pada abad ke-19, Karl Marx, komunisme adalah suatu sistim dimana pemerintah memiliki dan mengoperasikan semua sumber produksi.

            Banyak negara Eropa Timur dan bekas Uni Soviet menerapkan sistim komunis sampai tahun-tahun terakhir abad ke-20 ini. Akan tetapi, sejak awal 1990-an, negara-negara tersebut satu demi satu meninggalkan komunis dan berpindah ke sistim politik. Saat ini Kuba, Korea Utara, Vietnam dan RRC adalah beberapa negara yang masih menganut sistim komunis.

 

Perekonomian Pasar

Pasar adalah mekanisme pertukaran barang dan jasa tertentu antara pembeli dan penjual. Pasar yang dimaksud ialah pasar yang lebih rumit dan secara teknologi lebih canggih. Pasar tersebut hasil perkembangan kecenderungan informasi teknologi yang disebut “Business to Business” atau “B2B”. B2B adalah perkembangan yang lebih baru yang diperkirakan para ahli dapat menangani aktivitas bisnis tahunan sebesar milyaran dollar hanya dalam beberapa tahun.

 

Pasar Input dan Output

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar di atas memberikan model yang berguna dan lebih lengkap untuk dapat lebih memhami cara kerja faktor produksi dalam perekonomian pasar murni. Berdasarkan pandangan itu, bisnis dan rumah tangga (household) berinteraksi dalam dua hubungan pasar yang berbeda. Dalam pasar input, pasar tempat perusahaan membeli sumber daya dari rumah tangga, yang kemudian menyediakan sumber daya tersebut. Dalam pasar output, pasar tempat perusahaan menyediakan barang dan jasa sebagai tanggapan atas permintaan dari pihak rumah tangga.

Dasar ekonomi proses-proses pasar adalah hukum permintaan dan penawaran; dasar politisnya disebut kapitalisme.

Kapitalisme

Kapitalisme adalah perekonomian pasar yang memberikan kepemilikan produksi pribadi dan yang mendorong kewirausahaan dengan menawarkan laba sebagai suatu insentif. Kapitalisme memungkinkan adanya kepemilikan pribadi atas faktor-faktor produksi. Bisnis-bisnis dapat menyediakan barang maupun jasa apa pun dan menetapkan harga seberapa pun mereka mau. Dengan cara yang sama, para pelanggan dapat memilih bagaimana dan dimana mereka menghabiskan uangnya.

 

Perekonomian Pasar Campuran (Mixed Market)

Dalam bentuk-bentuk teoritis, perekenomian terpimpin dan perekonomian pasar sering dilihat sebagai dua hal yang ekstrim atau berlawanan. Nyatanya, banyak negara-negara yang bergantung pada bentuk perekonomian pasar campuran. Apa sih perekomian pasar campuran itu? Perekomian pasar campuran yaitu suatu sistim yang menonjolkan sifat-sifat baik perekonomian terpimpin maupun perekonomian pasar. Sebagian besar negara-negara blok Timur sekarang menerapkan mekanisme pasar melalui proses yang disebut swastanisasi. Swastanisasi adalah proses perubahan perusahaan pemerintah menjadi perusahaan milik pribadi.

            Dalam sebagian sistim terpimpin yang sering disebut sebagai sosialisme yakni pemerintah memiliki dan menjalankan sumber produksi utama terpilih. Dalam perekonomian pasar campuran seperti itu, pemerintah mengendalikan perbankan, komunikasi, transportasi, dan industri-industri yang menghasilkan barang-barang dasar seperti minyak dan baja.

Kesempatan Bisnis dan Usaha

Banyak wirausahawan yang sukses karena memulai usaha dengan mengambil peluang usaha yang sudah ada namun tidak dipergunakan dengan maksimal. Seperti, punya banyak uang tapi bingung ingin menginvestasikannya bagaimana, punya gagasan tetapi tak cukup modal. Berikut 14 cara alternatif untuk memulai usaha:

  1. Penuhi Kebutuhan Konsumen

Ini merupakan cara yang paling umum. Jika di kantor Anda ataupun kampus Anda membutuhkan layanan catering atau rumah makan. Kuncinya, kenali kebutuhan konsumen. Lalu dibarengi dengan harga, kualitas produk dan pelayanan yang baik dan memuaskan. Usaha berdasarkan kebutuhan konsumen adalah prinsip utama dari semua jenis usaha.

 

  1. Jual Keunikan

Jika Anda seorang yang mempunyai kreativitas yang tinggi, pasti banyak hal baru yang berhasil Anda kreasikan. Mulai dari jenis usaha, jenis produk, teknologi, sistem, dan program baru. Seperti menciptakan makanan baru, program aplikasi computer atau alat yang memudahkan pekerjaan sehari-hari.

 

  1. Menduplikasi Usaha Lain

Bagi Anda yang kurang kreatif dan inovatif, jangan patah arang. Terkadang ide usaha tersebar dimana-mana. Bahkan di depan mata Anda. Anda hanya perlu membaca peluang usaha yang ada di sekitar Anda, mengukur potensi diri dan mengambil risiko. Misalnya, di depan kampus A terdapat jasa fotokopi yang laris. Apa salahnya menyaingi di tempat yang sama? Anda cukup “memfotokopi” usaha itu, dan memberi pelayanan yang prima dengan keramahan, kecepatan, harga yang bersaing dan kenyamanan konsumen. Siaplah bersaing!

 

  1. Beri Fasilitas Tambahan

Mirip dengan cara sebelumnya, namun perlu sedikit sentuhan kreativitas. Misalnya, Anda membuka usaha cafe di pusat perbelanjaan yang umumnya banyak tempat nongkrong dan minum kopi. Anda bisa menyainginya dengan tambahan fasilitas atau memperluas penawaran. Seperti WiFi gratis, Full AC, Area Bebas Merokok, dll.

 

  1. Jual Keterampilan

Mahir mengenali bakat orang? Itupun awal bisnis yang menantang. Banyak orang yang berbakat jika dikembangkan dan diberi sentuhan tempat yang cozy atau mewah dapat menghasilkan banyak keuntungan.  Hotel, salon kursus, bengkel servis adalah contoh tempat orang-orang yang mempunyai keterampilan. Contoh, ambil 2-3 pemangkas rambut dari salon-salon kecil. Lalu sewa tempat yang bagus, lengkapi dengan alat, beri brand khusus dan suntik dengan sistem pelayanan yang sempurna. Dengan begitu, Anda sudah mempunyai sebuah usaha jasa pangkas rambut yang eksklusif.

  1. Jadi Agen

Hampir sama dengan sebelumnya, Anda bisa membuka kantor keagenan atau biro jasa yang lebih spesifik. Misalnya, Agen sembako yang menjual kebutuhan sehari-hari dengan harga grosir atau biro jodoh, baby sitter dll. Untuk usaha seperti ini, Anda perlu pengalaman dan relasi. Anda bisa tangani sendiri atau mempekerjakan orang-orang yang berbakat di dalamnya.

 

  1. Jual Barang Second

Masih sedikit yang peka dengan usaha ini. Barang second dapat mempunyai nilai jual yang tinggi. Anda bisa memburu barang-barang yang bermerk asli atau original yang sudah tidak dipakai lagi. Banyak ekspatriat, selebritis, pengusaha yang mempunyai selera berpakaian yang tinggi atau brand minded.

 

  1. Buka Kantor

Misal, Anda berlatar belakang profesi seperti dokter, akuntan, pengacara, notaris, desainer, trainer, atau konsultan. Jika sekarang Anda masih menjadi “pekerja” di perusahaan orang lain, bersiap untuk merintis buka kantor sendiri. Ajak kolega atau teman seprofesi untuk patungan modal. Jual skill dan experience Anda. Jika reputasi bagus, relasi banyak, jangan khawatir kekurangan klien!

 

  1. Jalankan Direct Selling (DS) atau Multi-Level Marketing (MLM)

Bisnis ini prospektif, walau belum banyak dipilih menjadi alternatif. Selling (DS) atau Multi-Level Marketing (MLM) sering disebut juga People Franchise. Modal sedikit, namun sudah didukung produk yang bagus, sistem pemasaran, pelatihan, dan jenjang karier. Sebagian besar perusahaan member kesempatan member untuk mendirikan perseroan sendiri (authorized distributor) atau stockiest. Namun waspadalah! Hindari bisnis skema pyramid atau money game yang berkedok MLM.

 

  1. Beli Waralaba

Jika Anda mempunyai modal besar tapi tak mau repot memikirkan usaha apa yang akan Anda buka. Waralaba adalah pilihan untuk Anda. Waralaba atau Franchise merupakan jenis usaha yang relatif terstandarisasi. Butuh kejelian khusus dalam memilih waralaba yang bagus dan mempunyai nilai jual yang tinggi.

 

  1. Beli Usaha Prospektif

Adapula usaha tertentu yang mempunyai keunikan dan SDM yang bagus. Prospek ke depannya pun juga cerah. Jika modal Anda cukup besar dan menurut kalkulasi usaha itubisa dikembangkan lebih pesat lagi.

 

  1. Beli Usaha Sekarat

Banyak usaha yang sekarat, bukan tidak ada prospek. Namun karena manajemennya amburadul. Usaha seperti ini bisa Anda beli dengan harga yang relatif murah.

 

 

 

  1. Buka Lokasi

Banyak usaha yang cepat sekali berkembang karena faktor lokasi. Misal, akan ada pembangunan kompleks perumahan mewah. Jika perumahan itu laku, umumnya perekonomian di sekitar kompleks tersebut akan cepat berkembang. Dan jangan lupa untuk memilih lokasi yang strategis.

 

  1. Usaha Bersama

Kadang usaha tertentu lebih bagus jika dikelola bersama-sama. Misal, Anda orang yang kuper tetapi jago masak. Sedangkan teman Anda, jago melobi dan mempunyai relasi yang banyak dan luas. Bisa saja Anda dengan teman Anda bersama-sama membuka bisnis restoran. Why Not?

 

PERUSAHAAN

 

  1. Pengertian Perusahaan

Perusahaan adalah Suatu unit kegiatan produksi yang mengolah sumber-sumber ekonomi untuk menyediakan barang & jasa bagi masyarakat, mendistribusikannya, serta melakukan upaya-upaya lain dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan & memuaskan kebutuhan masyarakat.

 

  1. Yuridis

Adalah perbuatan atau kegiatan yang bersifat:

  • Terus menerus
  • Terang-terangan
  • Menyediakan barang dan jasa
  • Bertujuan laba

Kewajiban Yuridis Perusahaan:

  • Melakukan pembukuan kekayaan pribadi atau perusahaan
  • Mendaftarkan perusahaan (UU No.3 Tahun 1982, SK Memperindag RI No. 12/MPP/Kep/1/1998)
  1. Ekonomik

Adalah kegiatan memproduksi barang atau jasa untuk meningkatkan utilitas barang atau jasa.

  • Place Utility
  • Form Utility
  • Time Utility
  1. Konseptual

Adalah rekaan atau fiksi hukum yang berfungsi sebagai pusat pengikat hubungan kontrak antara berbagai pihak yang berkepentingan.

 

 

Penggabungan Perusahaan

  1. Bentuk-bentuk Penggabungan:
    1. Penggabungan Vertikal-Integral

Merupakan bentuk penggabungan antara perusahaan yang dalam kegiatannya memiliki tahapan produksi berbeda.

Perusahaan

 

.

 
   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Penggabungan Horisontal -Pararelisasi

Bentuk Penggabungan antara dua atau lebih perusahaan yang berkerja pada jalur atau tingkat yang sama, Penggabungan ini bisa jadi untuk aliansi strategi atau untuk menekan persaingan.

Perusahaan Elektronik B

 

 

Perusahaan Elektronik A

 

 

                       

 

Holding Company

Holding Company yaitu perusahaan yang berbentuk corporation yang menguasai sebagian besar saham dari perusahaan lain dalam hal ini status perusahaan lain akan menjadi anak perusahaan dan kebijakan perusahaan dipengaruhi oleh perusahaan induk (holding) .

Kartel

Kartel merupakan bentuk kerja sama perusahaan yang didasarkan atas perjanjian bersama untuk mengurangi persaingan.

Bentuk kartel : Kartel harga, kartel produksi, kartel daerah.

Joint Venture

Joint Venture merupakan perusahaan baru yang didirikan atas dasar kerjasama antara beberapa perusahaan yang berdiri sendiri .

Trade Association

Trade Association merupakan persekutuan beberapa perusahaan dari suatu cabang perusahaan yang sama dengan tujuan memajukan para anggota.

Akuisisi

Akuisisi Merupakan pengambiilalihan sebagian saham perusahaan oleh perusahaan lain dan perusahaan yang mengambil alih menjadi holding sedang perusahaan yang diambil alih menjadi anak perusahaan.

Lingkungan Perusahaan

  1. Lingkungan Eksternal

 

  1. Lingkungan organisasi (organizational environment) adalah seluruh elemen yang terdapat di luar batas yang memiliki potensi untuk memengaruhi organisasi.

Lingkungan ini berupa para pesaing, sumber daya, teknologi, dan kondisi ekonomi yang berpengaruh terhadap perusahaan.

Lingkungan eksternal organisasi terdiri dari dua lapisan yaitu lingkungan umum dan lingkungan tugas.

 

 

 

 

 

a)      Lingkungan Umum (General Environment)

Lingkungan umum merupakan lapisan eksternal yang tersebar dan mempengaruhi perusahaan secara tidak langsung. Contohnya adalah faktor-faktor sosial, demografi, dan ekonomi yang mempengaruhi seluruh perusahaan dengan sama besarnya.

b)      Lingkungan Tugas (Task Environment)

Lingkungan Tugaslebih dekat dengan perusahaan dan meliputi sector-sektor yang melakukan transaksi harian dengan perusahaan serta berpengaruh langsung terhadap operas dasar dan kinerjanya. Secara umum, lingkungan ini meliputi pemasok, pelanggan dan pesaing.

 

 

  1. Lingkungan Internal

Perusahaan juga memiliki lingkungan internal (internal environment) yang mencakup elemen-elemen yang berada di dalam perusahaan. Lingkungan internal terdiri atas karyawan yang masih bekerja, manajemen dan khususnya budaya perusahaan yang menentukan perilaku karyawan di dalam lingkungan internal.

 

 

  1. Lingkungan Umum

Lingkungan Umum merupakan lapisan luar dari lingkungan. Dimensi ini mempengaruhi perusahaan sepanjang waktu, namun tidak terkait dengan kehidupan sehari-hari. Dimensi lingkungan umum meliputi internasional, teknologi, sosial budaya, ekonomi, dan hukum-politik.

 

  1. Internasional

Dimensi internasional (International Dimension) merupakan bagian dari lngkungan eksternal berupa peristiwa yang berawal dari negara asing, serta peluang bagi perusahaan Amerika di negara lain. Dimensi Internasional merupakan konteks seluruh aspek lingkungan eksternal lainnya. Lingkungan internasional menimbulkan pesaing, pelanggan, serta pemasok baru dan membentuk tren sosial, teknologi dan ekonomi.

  1. Teknologi

Dimensi Teknologi (Technological Dimension) merupakan dimensi lingkungan umum berupa kemajuan ilmiah dan teknologi dalam industri tertentu serta masyarakat secara luas. Saat ini jaringan computer, akses internet, kemampuan konferensi video, telepon seluler, mesin faks, pager, dan laptop dianggap sebagai peralatan yang berbasis teknologi untuk melakukan kegiatan bisnis.

  1. Sosial Budaya

Dimensi Sosial Budaya (Sociocultural Dimension) merupakan dimensi lingkungan umum yang mencakup karakteristik demografi, norma, kebisaaan, dan nilai-nilai masyarakat dimana perusahaan beroperasi di dalamnya. Karakteristik sosial budaya yang penting adalah distribusi geografis dan kepadatan penduduk, usia, serta tingkat pendidikan. Profil demografi saat ini merupakan landasan bagi angkatan kerja dan konsumen masa depan.

 

  1. Lingkungan Tugas

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, lingkungan tugas meliputi:

  1. Pelanggan (Customer)

Pelanggan adalah orang dan organisasi di dalam lingkungan yang membeli barang atau jasa dari organisasi.

  1. Pesaing (Competitor)

Pesaing adalah organisasi lain dalam industri atau jenis usaha yang menyediakan barang atau jasa kepada sekelompok pelanggan yang sama.

  1. Pasar Tenaga Kerja (Labor Market)

Pasar tenaga kerja adalah orang-orang yang terlatih dan berkualifikasi dalam lingkungan yang dapat diterima bekerja untuk perusahaan.

 

 

 

 

Tipe-Tipe Organisasi Bisnis

Bentuk Bisnis

Tanggung Jawab

Kontinuitas

Manajemen

Sumber Investasi

Usaha Perseorangan

Pribadi, Tidak Terbatas

Berakhir dgn keputusan pemilik

Pribadi, Tidak Terbatas

Pribadi

Persekutuan Firma

Pribadi, Tidak Terbatas

Berakhir dgn keputusan sekutu lain

Tidak terbatas atau bergantung pada perjanjian persekutuan

Pribadi berdasarkan sekutu (para sekutu)

Korporasi

Modal yang diinvestasikan

Sesuai yang dicantumkan dlm anggaran dasar, abadi atau dlm jangka waktu tertentu

Dibawah kontrol Dewan Direktur, yang dipilih oleh para pemegang saham

Pembelian saham

Ringkasan Komparatif : Tiga Bentuk Bisnis

  1. Usaha Perseorangan

Bentuk organisasi bisnis legal yang pertama adalah usaha perseorangan (sole propieteorship) yang bisaanya dimiliki dan bisaanya dijalankan oleh satu orang yang bertanggung jawab atas semua hutang-hutangnya.

  1. Keuntungan:
  • Kebebasan
  • Tingkat keleluasaan pribadi tertentu
  • Lebih mudah dibentuk
  • Menarik bagi para pemula dan yang berjiwa bebas
  • Mudah dibubarkan
  • Biaya awal yang rendah
  • Penundaan pajak atas bisnis-bisnis baru yang kemungkinan besar menderita kerugian pada awalnya.
  1. Kelemahan:
  • Tanggung jawab tanpa batas
  • Tidak adanya kontinuitas
  • Bergantung pada sumber daya individu tunggal

 

  1. Persekutuan

Bentuk kedua dari organisasi bisnis yang legal adalah persekutuan, yang sering digunakan oleh para professional. Bentuk persekutuan yang paling umum adalah persekutuan firma. Persekutuan firma (general partnership) adalah bisnis dengan dua pemilik atau lebih yang menanggung bersama-sama baik operasional perusahaan maupun tanggung jawab keuangan atas hutang-hutangnya.

  1. Keuntungan:
  • Kemampuan untuk tumbuh dengan adanya tambahan bakat dan uang baru.
  • Lebih mudah mendapatkan pinjaman uang
  • Memiliki akses sumber daya lebih dari satu individu
  1. Kelemahan:
  • Tanggung jawab tanpa batas
  • Tidak adanya kontinuitas
  • Kesulitan untuk memindahkan kepemilikan.
  • Sedikit atau tidak memberikan panduan bagi pemecahan konflik-konfilik internal.

Alternatif persekutuan firma

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karena kerugian-kerugian itu, persekutuan firma menjadi salah satu bentuk bisnis legal yang paling kurang popular. Persekutuan Komanditer (CV) (Limited Partnership), jenis persekutuan yang terdiri dari sekutu-sekutu komanditer dan seorang sekutu aktif atau sebagai pengelola. Persekutuan komanditer menginvestasikan uang tanpa menjadi bertanggung jawab atas hutang-hutang yang dibebankan oleh sekutu-sekutu umum. Sekutu aktif bisaanya adalah seseorang yang menjalankan bisnis dan yang memikul tanggung jawab atas keberlangsungan dan pertumbuhan bisnis tersebut.

Gambar diatas membandingkan perbedaan kewajiban antara persekutuan firma dan persekutua komanditer. Seperti yang Anda lihat, para kreditur pada kedua kasus itu memiliki akses ke asset pribadi para sekutu aktif. Akan tetapi, sekutu komanditer dilindungi dari hutang yang terjadi dalam persekutuan.

 

Koperasi (Cooperatives)

Koperasi merupakan bentuk organisasi dimana sekelompok kepemilikan tunggal dan atau persekutuan sepakat unutk bekerja sama bagi kepentingan bersama. Dalam beberapa hal, koperasi menggabungkan kebebasan usaha perorangan dengan kekuatan keuangan korporasi. Koperasi memberikan kekuatan produks yang lebih besar, kekuatan pemasaran yang lebih besar, atau keduanya, kepada para anggotanya. Di sisi lain, koperasi pada dasaranya sangat terbatas dalam melayani kebutuhan-kebutuhan spesifik anggota-anggotanya.

Prinsip Koperasi:

  • Keangotaan bersifat sukarela
  • Pengelolaan dilakukan secara demokratis
  • Pembagian sisa hasil usaha dilakukan  berdasarkan jasa masing-masing anggota
  • Kemandirian

Ciri tersendiri koperasi dibanding bentuk usaha yang lain:

  • Lebih mementingkan keangotaan
  • Anggotanya bebas keluar masuk
  • Merupakan badan hukum yang menjalankan usaha untuk kepentingan anggota
  • Kekuasaan tertinggi di dalam rapat anggota

Pengelompokan Koperasi

  • Koperasi Produksi
  • Koperasi Konsumsi
  • Koperasi Simpan Pinjam
  • Koperasi Serba Usaha

 

Korporasi ( Corporate)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Korporasi adalah bisnis yang secara legal dianggap sebagai satu entitas yang terpisah dari pemilik-pemiliknya dan bertanggung jawab atas hutag-hutangnya sendiri: tanggung jawab pemilik terbatas pada besarnya investasi mereka.

Entitas Korporasi (Corporate Entity)

Korporasi bisa melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

a)      Menuntut dan dituntut

b)      Membeli, menahan, dan menjual miliknya

c)      Membuat dan menjual produk kepada konsumen

d)      Melakukan kejahatan dan diadili serta dihukum atas kejahatan tersebut

 

  1. Keuntungan:
  • · Tanggung jawab terbatas
  • · Kontinuitas
  • · Memperbanyak jumlah investor dan jumlah dana yang tersedia
  1. Kerugian:
  • · Biaya awal yang tinggi
  • · Pajak ganda
  • · Memindahkan kepemilikan merumitkan para manajernya

Jenis Korporasi

Korporasi dapat secara luas dikategorikan sebagai umum (PT terbuka) atau pribadi (PT keluarga).

  1. a.      Korporasi Tertutup dan Korporasi Publik

Bentuk korporasi paling umum di Amerika Serikat adalah perseroan terbtas tertutup  (Close Held Corporation) atau sering disebut sebgai korporasi pribadi (private corporation) yaitu korporasi yang sahamnya dipegang hanya oleh beberapa orang dan tidak dapat dijual ke masyarakat umum. Kelompok pengawas para pemegang saham, kemungkinan berupa suatu keluarga, suatu kelompok manajemen, atau bahkan pegawai perusahaan.

Perseroan terbatas terbuka (publicly held corporation) atau sering disebut korporasi publik (public corporation) yaitu korporasi yang sahamnya secara luas dipegang dan dapat dijual kepada masyarakat umum.

  1. b.      S Corporations

 

S Corporations, bentuk kepemilikan bisnis yang cukup baru adalah hasil campuran antara korporasi tertutup dan persekutuan. Perusahaan seperti itu dikelola dan dioperasikan sebagai korporasi. Akan tetapi untuk tujuan pajak, perusahaan tersebut dianggap persekutuan. Kondisi hukum yang ketat harus dipenuhi suatu perusahaan agar dapat dianggap sebagai S Corporation. Misalnya, tidak boleh ada lebih 35 pemegang saham, seluruh pemegang saham harus bersifat perorangan, property, serta hanya ada satu jenis saham.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. c.       Limited Liability Corporation (LLC)

 

 

 

Limited Liability Corporation, bentuk kepemilikan hasil campuran yang relatif baru. Limited Liability Corporation adalah hibrida antara korporasi terbuka dan persekutuan dimana para pemiliknya dikenakan pajak sebagai sekutu tetapi menikmati tanggung jawab terbatas.

  1. d.      Korporasi Profesional

Korporasi Profesional adalah bentuk kepemilikan yang mengizinkan para professional mengambi manfaat korporasi sementara memberikan mereka tanggung jawab bisnis terbatas dan tanggung jawab professional yang tidak terbatas. Korporasi itu sebagian besar dokter, pengacara, akuntan,dsb.

 

  1. e.      Korporasi Multinasional atau Transnasional

Korporasi Multinasional atau Transnasional adalah bentuk korporasi yag melintasi batas-batas negara.

BUMN (Badan Usaha Milik Negara)

BUMN (Badan Usaha Milik Negara) adalah semua perusahaan dalam bentuk apapun dan bergerak dalam bidang usaha apapun yang sebagian atau seluruh modalnya merupakan kekayaan negara. Contoh: Pelindo III, Indosat, Telkom, dll

Lembaga Keuangan

  • Bank
  • Lembaga keuangan bukan bank

BANK

Bank adalah badan usaha yang kegiatannya menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit guna meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Peranan Bank

  • Dalam Negeri

Memenuhi kebutuhan ekonomi dalam bentuk penyediaan dan pengelolaan uang, yang antara lain meliputi administrasi keuangan, perdagangan, perkreditan, kiriman uang dan pengawasannya

  • Luar Negeri

Jembatan dalam lalu lintas devisa, moneter, dan perdagangan, pariwisata, dan transfer uang.

 

Lembaga Keuangan Bukan Bank

Lembaga Keuangan Bukan Bank merupakan badan yang melakukan kegiatan dibidang keuangan yang secara langsung atau tidak langsung menghimpun serta memberikan pinjaman jangka menengah (1-5 th) dan jangka panjang .

Jenis-jenis lembaga Keuangan bukan Bank

  • Sewa Guna Usaha (Leasing)
  • Lembaga Pembiayaan Konsumen
  • Kartu Kredit
  • Pialang Saham

 

 

Franchising (Waralaba)

Franchising (Waralaba) merupakan perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan atau jasa.

Franchisor & Franchisee

  • Franchisor = Pihak yang menjual Lisensi
  • Franchise = Pihak yang membeli Lisensi

Contoh-contoh Franchise:

  • Toko  Swalayan Indomaret
  • Toko Swalayan Alfa Mart
  • Kebab Turki Baba Rafi
  • Roti Maryam
  • Multiplus
  • Java Net Café
  • Sekolah Musik Purwacaraka
  • ILP
  • English First
  • Bakso Kota
  • Es Teler 77, dll

Keuntungan Franchise:

  • Pengalaman & Faktor sukses
  • Brand dan Reputasi
  • Standarisasi Mutu
  • Bantuan Manajemen & Teknik
  • Perlindungan Wilayah
  • Memperoleh manfaat market riset & product development
  • Sistem Operasional terstandar
  • Resiko gagal lebih kecil

Bantuan yang diberikan Franchisor:

  • Pelatihan Manajemen & Rekruitment karyawan
  • Pemilihan & Pengkajian Lokasi
  • Rancangan fasilitas & Rencana Bangunan
  • Dukungan promosi
  • Spesifikasi peralatan produk
  • Bantuan pada pembukaan franchise
  • Monitoring

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber Referensi:

Ricky W. Griffin, Ronald J. Ebbert, Bisnis, Jilid 1, Prehallindo

http://berbisnisuntung.blogspot.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

                                

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s